CIANJUR ONLINE : CIANJUR COMMUNITY OFFICIAL SITE
About Us : Services : Donate
Login Members - Register
 
Home Berita Artikel Members Sekolah Band
Wednesday Jan 07, 2009   
Petani Keluhkan Harga Gabah
Apr 21, 2008 | Dibaca : 532 Kali
 RSS Document  Print

MAGETAN, KAMIS - Petani di Magetan dan Madiun, Jawa Timur mengeluhkan harga gabah kering panen yang merugikan mereka. Padahal panen raya belum tiba. Mereka berharap pemerintah segera mengeluarkan harga pokok pembelian gabah supaya saat panen raya tiba, harga gabah tidak anjlok.

Kusno, salah satu petani di Candirejo, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Kamis (21/2), mengatakan harga gabah kering panen (GKP) Rp 1.80 0 per kilogram (kg). Harga ini di bawah harga pokok pembelian (HPP) gabah yang ditetapkan pemerintah tahun 2007 sebesar Rp 2.000 per kg .  

"Harga gabah ini menurun dibandingkan harga pada saat panen tahun lalu yaitu Rp 2.000 per kg. Padahal sekarang ini belum panen raya. Saat panen raya mungkin saja lebih jatuh harganya karena gabah di pasaran semakin banyak," kata Kusno pemilik empat hektar lahan di Candirejo.

Harga jual gabah yang hanya Rp 1.800 per kg ini sangat merugikannya. Pasalnya harga pupuk tahun ini lebih mahal dibandingkan tahun lalu, kemudian ongkos produksi juga semakin berat dengan naiknya harga obat-obatan ditambah lagi naiknya upah bagi buruh tani. Kusno mengatakan petani baru untung ketika harga gabah kering panen Rp 2 .200 per kg.

Di Madiun, petani yang sudah memanen tanaman padinya juga mengeluhkan turunnya harga GKP. Salah satu petani di Desa Gunungsari, Kecamatan Madiun, Yati, mengatakan harga GKP Rp 1 .900 per kg. Harga ini tidak sebanding dengan pengeluarannya untuk membeli pupuk dan obat-obatan.  

Turunnya harga di bawah HPP karena Dolog Madiun belum membeli gabah petani, sehingga tengkulak bisa memainkan harga. "Kami minta Dolog segera membeli gabah dengan harga Rp 2.035 per kilogram sesuai kesepakatan terakhir dengan Dolog, supaya tengkulak tidak memainkan harga," kata Ketua Kontak Tani dan Nelayan Andalan Madiun, Suharno.

Selain itu, untuk mencegah petani merugi karena anjloknya harga gabah, petani mendesak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera mengeluarkan peraturan presiden yang mengatur HPP gabah pada tahun 2008. Petani seluruh Indonesia meminta HPP GKP tahun 2008 sebesar Rp 2.400 per kilogram.

Selama Presiden belum mengeluarkan peraturan tentang HPP GKP tahun ini, HPP GKP akan mengacu pada kesepakatan yang terjadi dengan Dolog sebelumnya yaitu sebesar Rp 2.035 per kilogram.

Sumber : Kompas.com 

Last
News  RSS Document
Nov 26, 2008 | Dibaca : 216 Kali
Mahkota Band, itulah lagi-lagi band baru dari cianjur, bagi anda yang tinggal di cianjur mungkin ...
Nov 26, 2008 | Dibaca : 197 Kali
SATU BAND, band baru cianjur asal cikalong cianjurBand ini ga bisa dibilang baru, band dengan ...
Nov 26, 2008 | Dibaca : 85 Kali
BAPIZ BAND itulah band baru dari cianjur.Band yang mempunyai personil Yudhie (Vokal),  Yendik (Melody), Decky ...
© 2006 -2009 Cianjur Online